Sunday, April 12, 2009

Nggowes Influence

Hari ini penyebaran virus 'Nggowes' mulai bereaksi dirumah, meskipun agak sedikit memaksa dengan alasan biar anak2 terbiasa berolah raga dan sekaligus kita bisa rekreasi murmer, pinter aja cari alasan biar dunia pergowesan bisa tetap berjalan. Pagi jam 04:30 gw dah bangun duluan sebelum alarm bunyi. Sengaja gw bangun duluan biar bisa ngoyak2 orang seisi rumah untuk bangun trus ngajak mereka semua bergowes ria, disamping itu gw juga setel alarm handphone sengaja agak jauh biar kalo bunyi mau ga mau mesti bangun buat matiin, trus ring tone pake yang suare weker jaman dulu itu yang nyaring ga ketulungan. Singkat kata gw dah rapih mandi trus sholat, orang seisi rumah juga dah di bangunin semua termasuk yang kecil yg biasanya paling susah dibangunin, tapi alhamdulillah kali ini dia mau bangun ga pake ngambek. Sementara mereka siap2 gw mulai masukin 2 seli ke mobil dan satu scooter.

Jam 06:00 pasukan berangkat lebih mulur 30 menit dari rencana semula. Tujuan yang di sepakati ke Ancol setelah isepakati sesaat sebelum berangkat, karena tadinya ada alternatif ke Monas, Senayan ato Ancol. Masuk gerbang Ancol sekitar 06:15, masih berlaku tiket 'Sunday Market' yang setengah harga plus cashback 5 ribu perak per tiket, lumayaaan. Trus keliling sebentar cari lokasi keramaian yang ada aerobic nya, akhirnya disepakati parkir di sekitar 'Sunday Market'. Dua seli diturunin termasuk juga scooter, biar semua bisa beraktifitas. Istri langsung ikutan aerobic masal, dua anak yg kecil nungguin ibunya dan gw sama yg gede keliling2 pake seli. Baru jalan sebentar anak gw dah ngeluh ' cape deh'... makanya rajin2 olah raga. Kelar ikutan aerobic, pada ngajakin keliling Ancol pake sepeda, apa daya sepeda cuma dua. Akhirnya carilah sewaan sepeda, kirain deket ga taunya ada kali jalan 2 kilo dari 'Sunday Market ke 'Kuburan Belanda' demi nyewa sepeda tandem yang harganya jigoceng per jam, biar semua bisa ikutan nggowes. Sepeda tandem dah dapet balik lah ke tempat semula buat jemput pasukan, rupanya disana ga disangka ada pasukan adik gw sama sohib gw dari kemayoran. Mereka sempet nyobain bentar pake si tandem. Ga lama, meluncurlah kita keliling Ancol ber gowes ria. Istri pake si Tandem sama anak kedua gw, CD3 putih dipake anak gw yang gede, trus gw pake Espresso sambil gendong si bontot. Ternyata repot juga yah nggowes sambil gendong, akhirnya gw dudukin aja di frame di alasin handuk. Habis putaran Marina, tukar posisi istri gw bawa CD3, anak gw yang gede bawa Espresso dan gw bawa si Tandem sambil bonceng dua anak, sampe merapat di dermaga dekat 'Bende'. Istirahat bentar foto2, sambil makan pop mi yang harganya 3 kali diluar (standar harga Ancol).

Hari dah siang jam 10:30, cukup terik untuk ukuran pantai dan keliatan anak2 jg dah mulai lelah. Gw balik kemobil bawa si Espresso, sementara mereka menunggu di tempat. Gw jemput balik mereka, trus balikin si Tandem yg dah overtime 1 jam... gocap deh lewat. Dah beres langsung balik arah niatnya sih mau cari makan dulu di seputaran Ancol, cuma ga jadi gara2 di komporin ' mau ga makannya di MOI (Mall Of Indonesia) aja', langsung kompak nyahut mauuuuu. Ya udah langsung pulang dulu buat mandi dan ganti baju biar aga segeran dikit. Di bela2in ga pake acara tidur siang lagi asalkan langsung ke MOI. Akhirnya mau ga mau ke MOI, trus nyobain beberapa wahana dan makan siang disana sampe selesai jam 5 an. At the end, yang penting hari ini dah mau nggowes semua... see you on the next nggowes...

Friday, April 10, 2009

Pemilu 2009


Kemarin, tepatnya 9 April 2009 adalah hari pencontrengan untuk menentukan calon-calon legislatif yang akan mewakili rakyat dalam menentukan nasib bangsa ini. Seperti pemilu-pemilu sebelumnya belum terlihat adanya suatu perubahan yang signifikan dalam sistem pemilu kali ini, terutama dalam hal pendataan DPT, pendistribusian logistik, sistem perhitungan dll, bahkan menurut para komentator di media cenderung terjadi kemunduran. Sebagai orang awam saya lebih melihat panggung politik saat ini lebih mendekati panggung hiburan atau media hiburan, karena semakin banyak artis yg menjadi caleg, bahkan sebelumnya di beberapa daerah banyak dicalonkan sebagai kepala daerah atau wakilnya. Saya tidak menganggap bahwa mereka tidak kapabel secara keseluruhan, tapi justru menimbulkan tanda tanya apakah memang di negeri ini para aktor politik yang selama ini bermain di panggung politik sudah tidak lagi dipercaya atau mereka sudah enggan mengurusi negeri yg dari jaman saya SD sampai saat ini masih disebut negara dunia ketiga atau negara berkembang... wallahu 'alamu bissawab... hanya Allah lah yang maha tahu.
Yang pasti dari informasi terakhir yg bisa kita lihat melalui media, hasil perhitungan suara sementara di KPU Partai Demokrat menjadi sangat fenomenal, karena ada di posisi pertama diikuti 2 partai besar PDIP dan Partai Golkar yang saling berkejaran, sementara PKS ada diurutan ke 4... tinggal kita tunggu saja hasil akhirnya nanti dan pembuktian janji-janji mereka di masa yang akan datang ketika para caleg sudah diangkat secara resmi sebagai anggota DPR/MPR dan DPRD.

Akhirnya Gundul Sudah


Akhirnya gundul sudah kepala ini, memenuhi kaul untuk menggundulkan diri kalo gaji tahun ini ga naik lagi. Beginilah nasib orang gajian, berharap dari kebijakan perusahaan yang seringkali ga menentu dan selalu berubah-ubah, yang ada hanya berharap dan berharap. Tahun ini perusahaan kasih alasan karena krisis global yg terjadi di Amerika sana, meskipun di Indonesia tidak terlalu kena imbas. Entah tahun depan ada alasan apalagi. Meskipun secara nyata2 bahwa krisis yang terjadi hanya 2-3 bulan terakhir di tahun 2008, tapi akibatnya se akan2 kinerja sepanjang tahun dianggap tidak ada artinya. Padahal secara lokal perusahaan katanya ada kenaikan 30 % dari tahun lalu, cuma ya itu pintar2nya manajemen membuat alasan dan kebijakan. Sekarang tinggal kita yang harus menentukan pilihan, mau tetap jadi orang gajian atau take another action. Kalo kata orang londo 'Take it or leave it".

Saturday, March 28, 2009

Mesin Isi Pulsa Tunai


Nah ini mungkin bisa jadi action saya pertama di tahun 2009. Secara ga sengaja saya ketemu sejenis mesin ATM yang fungsinya untuk isi ulang pulsa secara tunai di koperasi kantor. Setahu saya ini suatu terobosan baru dalam metode pengisian pulsa yg ada di Indonesia. Saya tertarik karena mesin sejenis pernah saya lihat ketika saya bertugas di Hongkong, cuma bedanya mesin disana untuk pembelian tiket MTR baik untuk yang sekali jalan maupun yang berupa prepaid. Terinspirasi dari mesin itu dan melihat potensi pengguna pulsa isi ulang yang ada di negeri ini, saya pun bertanya lebih lanjut perihal mesin ini kepada produsen mesin ini. Singkat kata ketika informasi sudah cukup detil, dengan di backup oleh team mereka saya mencoba memasukkan proposal ke beberapa tempat, seperti :
- Food Court yang ada di gedung Sampoerna Strategic Square,
- Helios Gym yang ada di gedung WTC dimana tempat saya biasa berolah raga,
- Koperasi sekolah Labschool, ditempat anak saya sekolah.

Ya Allah semoga ini bisa kembali membangkitkan semangat kewirausahaan saya kedepannya... amien.

Mengawali Tahun 2009

Mengawali tahun 2009 untuk orang2 sukses biasanya akan membuat sebuah resolusi setahun kedepan dan mengevaluasi resolusi ditahun lalu, mereka biasanya akan menuliskan dan menempatkan ditempat yang setiap saat bisa mereka lihat sebagai pemicu motivasi ketika mereka sedang down. Itu juga sebenarnya yang ingin saya contoh dari kebiasaan2 positif yang mereka miliki, tapi mungkin karena faktor kebiasaan sehingga seringkali agak malas untuk menuliskan atau memvisualkannya. Yang pasti ada beberapa hal yang tahun 2009 ini akan menjadi konsentrasi saya, misalnya :
- Menuntaskan problem yang masih ada di tahun 2008,
- Menyiapkan anak sulungku masuk SMP,
- Menyiapkan anak bontotku masuk TK,
- Membangun lagi spirit yang dah ngedrop, salah satunya dengan mengikuti workshop property,
- Melakukan satu action yang bisa menjadi awal persiapan untuk bisa resign dari kantor di tahun ini.

Vakum di 2008

Mungkin dah setahun lebih saya ga posting...hhmmm bukan seorang blogger yg baik dan benar.
Tapi apa mau di kata... sepanjang 2008 saya memang terkendala banyak hal baik teknis maupun non teknis... akibatnya semangat ber blogging ria agak mengendur, karena merasa tidak ada hal-hal yg bisa di share disini... Yang pasti tahun 2008 benar-benar menjadi tahun pembelajaran buat saya dan keluarga... dari belajar mencari partner bisnis, belajar memahami perjanjian kerjasama, belajar mengontrol emosi dalam kondisi tersulit sekalipun, belajar tenggang rasa... dan banyak hal. Memang itu hanya sedikit dari ilmu yang harus kita pelajari dalam hidup, dan proses belajar ini akan terus berlangsung sampai akhir hayat kita untuk menjadikan kita manusia yang lebih berkualitas, lebih baik dan lebih baik lagi.

Wednesday, January 30, 2008

Catatan Yang Tertinggal 1 (Jelang 2008)

Seperti biasanya, saya bukanlah orang yang rajin mendokumentasikan segala sesuatu dalam bentuk catatan, meskipun itu merupakan hal yang cukup penting. Seringkali ada catatan yang tertinggal untuk dituliskan apalagi diposting di blog, sampai akhirnya terlupakan.
Menjelang peralihan ke tahun 2008 (27 Desember 2007),
kami sekeluarga menyempatkan diri untuk berkunjung ke Jogja. Disamping untuk mengisi liburan akhir tahun yang biasanya hanya seputaran Jabodetabek, kunjungan kali ini juga bertujuan untuk silaturahmi dengan keluarga dari pihak istri yang ada di Jogja dan salah satunya juga sedang dalam perawatan akibat stroke.
Perjalanan kali ini adalah perjalanan terjauh yang pernah saya lakukan dengan membawa kendaraan sendiri bersama keluarga. Kami berangkat jam 7 pagi dari Jakarta melalui pantura, dan dari brebes memotong di Ketanggungan yang munculnya di Wangon, dan kami sempat beristirahat , shalat dan makan siang di SPBU yang ada di daerah banyumas kalo ga salah. SPBU ini dimiliki oleh seorang pengusaha banyumas yg cukup terkenal (saya lupa namanya), dengan fasilitas tempat parkir yang luas, mushola yang besar ber AC dan pemandangan sekitar yg cukup bagus. Setelah beristirahat sekitar 1 jam, kami melanjutkan perjalanan menuju Jogja. Singkat cerita kami mulai memasuki wilayah Jogja sekitar jam 7 malam dengan disambut hujan yang sangat lebat sampai2 jarak pandang hanya sekitar 2 m. Sambil merayap dalam kecepatan kurang dr 40 km/jam, tiba-tiba kami dikejutkan dengan suara benturan "bletak" disamping kanan mobil.... ternyata spion kami sudah hilang entah kemana.... kata istri saya tadi dari arah berlawanan sebuah mobil box menyalib dengan cepat sekali dan menyenggol kaca spion kami. Ya mau diapain lagi, hujan lagi lebat2 nya, boro2 kepikiran mau ngejar. Akhirnya kendaraan kami terus berjalan tanpa menggunakan spion. Kemudian kami mencoba menelpon beberapa hotel untuk kami menginap, meskipun sebelumnya dari jakarta kami juga sudah coba mencari. Namun hampir sebagian besar hotel dan penginapan yang kelas ekonomis sudah fully book sampai dengan tanggal 1 Januari 2008, terutama sekitar malioboro.

Thursday, November 1, 2007

Lama ga posting

Ga terasa lama juga yah saya ga posting, terakhir bulan Juli 2007. Pengen banget rasanya setiap saat bisa menuliskan apapun yang terlintas di kepala ato peristiwa2 yg terjadi. Cuma ga tau kenapa kadang2 macet kalo pas udah mau nulis... maklum pemula.

Mungkin pada kesempatan ini saya cuma mau menulis secara singkat beberapa peristiwa yg mungkin terlewatkan untuk dituliskan sejak postingan terakhir.

Sebelumnya saya pernah cerita mengenai konter es krim
saya di PGC. Alhamdulillah di bulan Juli dan Agustus 2007 ada peningkatan omzet, maklum musim liburan, dan secara kebetulan diberi kesempatan oleh pengelola arena bermain 'Happy Day' untuk bekerjasama. Saat itu kami benar2 menikmati proses pembelajaran ketika musim liburan, dimana cukup kewalahan melayani pembeli, sampai2 harus istirahat bergantian. Sesekali saya ajak juga anak2 untuk melihat konter kecil kami, tujuannya sih supaya mereka tahu bahwa orang tua mereka sedang melakukan sesuatu yg berbeda dari biasanya. Tentu saja mereka senang, karena tempatnya ada di arena bermain, tapi bukannya melihat bagaimana tempat belajar orang tuanya malah asik dengan segala wahana permainan... ya itulah anak2... memang itu dunia mereka... bermain...

Tanpa terasa dua bulan sudah berjalan, selesailah sudah masa kerjasama dengan 'Happy Day', tadinya saya berharap mereka akan memberikan kesempatan lagi untuk memperpanjang kerjasama, karena pasarnya memang cocok untuk arena bermain, tapi apa daya... mereka keukeuh bahwa sudah tidak bisa memperpanjang lagi dengan alasan ada teguran dari building management. Ya sudah... saya termasuk ga mau ribet, sekalipun mereka pernah janji sebelumnya di awal kerjasama. Dua hari berikutnya kami memindahkan konter keluar arena bermain dan ketempat yg lebih kecil, karena ketika mau balik ketempat semula sudah diambil org... Satu bulan berjalan... wow drop total penjualannya... and finally... konter kami tutup secara resmi untuk sementara waktu, satu minggu sebelum lebaran... Tapi kami berjanji, Insya Allah kami akan buka lagi, setelah kami evaluasi dulu, sehingga kami bisa beroperasi dengan beberapa perubahan setelah dievaluasi dan di tempat yg lebih cocok untuk konter es krim ini...

Dalam periode yg sama dengan konter es krim kami diatas, kami juga mencari alternatif jenis usaha lain yg akan coba kami pelajari. Terinspirasi dari Workshop Ritel di RM Wong Solo, kami berfikir untuk mencoba bidang fashion... mulai deh gerilya cari tempat yg ga jauh dari rumah, dari ITC Cempaka Mas, PGC Cililitan dan ternyata ga jauh dari rumah tepatnya didepan Pasar Mester ada PGJ ato Pusat Grosir Jatinegara... ko selama ini ga keliatan yah... maklum tempat ini tutup sejak peristiwa Mei 1998.
Kami coba tanya2 pemasaran, katanya untuk tahap awal buat pedagang senen dan tanah abang dulu... Trus beberapa waktu setelah soft opening, coba tanya2 lagi... wah ternyata di hall dah habis, tinggal di bagian dalam... kalopun ada di hall, oper dari orang harganya dah 3 - 5 kali harga pertama yg cuma 5 jt an, padahal rata2 mereka baru akan nyicil di Juli 2008. Gila juga kalo difikir para 'mafia' ini ngambil untungnya, mereka sendiri ga buka, cuma sekedar pasang display alakadarnya supaya ga ditegur pengelola... ga jelas orang2 ini... sementara yang bener niat pengen usaha susah2 cari tempat...
Memasuki puasa dan lebaran coba cari2 lagi, ada beberapa pedagang yg coba kasih penawaran bagus, karena mereka punya beberapa tempat dan harga sebenarnya tinggal ketuk palu. Trus sempat survey jg untuk melihat keadaan sampai beberapa hari menjelang lebaran, wow... ramai sekali... wah semangat langsung berkobar niehh. Tapi lagi2 faktor ketidak siapan dana jadi penghalang, karena semula ada yg mau bayar pinjaman trus ga jadi bahkan sampe postingan ini dikirim msh jg blm ada tanda2 si peminjam akan melunasi sekaligus... Ya sudah sambil menunggu waktu, istri saya dah mulai coba tanya sana tanya sini, untuk melihat kemungkinan kira jenis fashion apa yg akan kita mainkan... Baby, ABG, Busana Muslim ato apa... wait and see lah...

Ehh ada yg kelewat... dibulan puasa juga kami coba ikutan bazaar di kantor meskipun cuma 2 hari... alhamdulillah banyak ilmu lagi yg didapat, dan perlahan dan pasti kami mulai mencoba menikmati setiap langkah kecil yang kami lakukan... Ikutan bazaar inipun dukungan utama terutama dari P Adi Prayitno, rekan di mastermind TNME20, P Abduh, dengan baju koko eksklusif by 'DEBU', meskipun akhirnya ga jadi ambil karena dari suppliernya ga siap, juga dukungan beberapa teman di kantor yg juga sudah jadi member pasif di TDA. Thanks to you all...

Satu hal yg membuat saya semakin merasa yakin untuk melangkah adalah, keterlibatan istri dalam setiap action, begitupun ketika mulai saya coba perkenalkan dengan komunitas TDA misalnya ikut dalam buka puasa bersama di Mangga Dua Square, Insya Allah dalam kesempatan lain pun saya akan coba melibatkan istri untuk lebih mengenali TDA lebih dekat, Sehingga kami memiliki kesamaan visi dalam menentukan action-action kami selanjutnya dan Insya Allah hal ini akan memudahkan kami dalam melangkah.

Begitulah sekilas info yg terlewatkan...


Thursday, July 12, 2007

Jalan-jalan Ke Rumah Stroberi


Minggu tanggal 2 Juli lalu, ambil cuti mendadak karena ngajak anak-anak berenang di Atlantis. Senin dan Selasa tanggal 9 - 10 Juli 2007 cuti lagi deh, meskipun kerjaan masih cukup lumayan. Ya mau gimana lagi, selama ini anak dan istri selalu mengorbankan waktu mereka demi suami / ayahnya yang mesti ngantor... kadang sampai nginap. Sesekali boleh kan kantor yang berkorban... don't try this at home... he he.

Cuti kali ini saya penasaran mau ajak keluarga ke Rumah Stroberi, setelah lihat postingan Pak Roni mengenai tempat ini
, mumpung anak-anak masih liburan sampai tanggal 15 Juli 2007.Rencana maunya berangkat pagi-pagi banget biar bisa berlama-lama di Bandung sebelum menuju Rumah Stroberi. Apa daya istri hari Senin pagi masih harus ngajar senam satu jam dan saya juga harusnya menyerahkan kekurangan dokumen untuk ikut tender pengadaan dan instalasi Microsoft Operating system & Microsoft Office (sebelumnya saya memang sedang coba ikut tender di Jasamarga bersama Pak Iim). Akhirnya kami sekeluarga baru bisa berangkat jam 9 pagi, dan mampir dulu sebentar ke kantor pusat Jasa Marga di Taman Mini. Kemudian sekitar jam 10 pagi lanjutkan perjalanan menuju Bandung melalui jalan tol Purbaleunyi.Sesampai di Bandung, sekitar jam satu siang karena sejak keluar toll ternyata lumayan padat merayap karena masih liburan sekolah. Tujuan pertama adalah rumah makan 'Sambara' buat tempat makan siang, karena istri pernah kesini dan keliatannya kesengsem sama makanannya. Kebetulan lokasinya ga jauh dari Gedung Sate, cuma saya lupa nama jalannya. Sampai dilokasi tempat parkir dah lumayan penuh, karena kebetulan dah waktunya makan siang. Tapi alhamdulillah masih ada satu tempat kosong tepat didepan pintu masuk.

Suasana khas parahyangan mulai terasa ketika memasuki pintu masuk, semakin kedalam semakin terlihat beberapa sajian makanan khas dalam wadah anyaman yang dialasi daun pisang siap untuk dipilih yang berjajar dalam sebuah meja panjang. Dimeja panjang yang memanjang ditengah tersaji beberapa jenis makanan pepes, lalap-lalapan dan aneka sambal... wuiiihhh bikin selera makan makin... ya sudah akhirnya mulai deh pilih ini... pilih itu... ada otak... ada ayam bakar... ada sotong... ada pepes... ada sayur asam... ada lalapan... pokonya banyak deh yg dipilih dah ga kepikiran lagi mana lemak ... mana kolesterol... he he.

Setelah makan lumayan kenyang dan sholat zhuhur. Perjalanan terus berlanjut karena anak2 dah mulai bete... Tujuan berikutnya adalah ke arah Lembang, ke 'Rumah Stroberi'. Putar balik arah lewat Pasteur lagi, dengan perkiraan kalo lewat Cipaganti - Setiabudi bakal macet... ehhh ga taunya sarua keneh (bhs.sunda : sama aja) karena memang ternyata banyak yg punya tujuan sama. Karena belum tau lokasi 'Rumah Stroberi' sepanjang jalan beberapa kali deh nelpon ke contact person nya, dari pada nyasar dan udah keburu sore.

Sekitar jam 15:30 sampai deh di masih keburu lah kalo cuma buat main2 sebentar dan cobain jus stroberi nya. Soalnya setelah kita tanya2 ternyata kalo jadwal petik stroberi dah sampai akhir bulan. Ga apa2 yang penting dah ga penasaran lagi sama yang namanya 'Rumah Stroberi'. Tempatnya memang asik, hawanya masih segar, tempat duduknya ada yg pakai tenda payung ada juga yang berbentuk lesehan dan ada juga yang agak lebih formil. Karena sudah terlalu sore, ga sempet deh mau coba makanan yang macem2, cuma sempat minum jus stroberi sama makanan kecil, sementara anak2 berlarian di rumput dan lihat2 kebun yang semuanya terkunci.

Perjalanan selanjutnya langsung mencari tempat bermalam. Arah langsung ditujukan ke 'Lembang Asri' karena sebelumnya memang dah cari info di internet mengenai tempat ini dan dapat referensi dari kawan istri saya. Karena letaknya ga terlalu jauh, akhirnya sekitar jam 17:30 kita sampai di lokasi penginapan. Setelah pilih2 tempat, akhirnya pilih yang satu kamar aja plus. Malam itu sesudah semua mandi, kami habiskan makan malam di tempat karena kebetulan kami bawa bekal yang cukup banyak. Dan sepanjang malam anak2 juga cukup enjoy menikmati dinginnya malam di 'Lembang Asri' sambil sesekali ngemil dan minum kopi atau teh hangat yang panasnya ga bertahan lama karena hawa dinginnya. Tanpa terasa malam semakin larut dan anak2 juga mungkin dah mulai merasakan capenya perjalanan... akhirnya terlelaplah kami semua dalam malam yang dingin di tengah suasana hening... sambil sesekali bersin2 karena kedinginan.... bbrrrrrr.

Tanpa terasa, sayup suara adzan subuh dikejauhan dah mulai terdengar... cepat juga yah pagi datang... alhamdulillah ya Allah... segarnya pagi ini... alangkah besar karuniamu... meskipun semalam sempat kedinginan... Anak-anak saya bangunin sampai susah sekali karena pulas... jarang2 kan di Jakarta tidur pulas karena hawa yang sejuk. Tapi biar gimana saya oyak2 juga biar cepat bangun... sholat subuh... trus jalan pagi biar segar... dan ke taman bermain... Tadinya sih dah PD banget mau berenang... boro-boro mau berenang... disuruh mandi aja main dorong2an ga ada yang mau duluan malah kemulan lagi... biasanya kalo mandi berebut duluan.

Sekitar jam 9:00, waktu matahari dah mulai bikin hangat baru deh pada mau mandi, sebelum sarapan. Kemudian setelah sarapan, sekitar jam 10:00 kami berkemas2 untuk persiapan checkout, karena masih mau jalan2 di kota Bandung, trus kemana lagi kalo bukan mampir ke factory outlet dan cari oleh2 Bandung.

Singkat cerita, dah cape keliling factory outlet 'Rumah Mode', makan batagor 'Kingsley', mampir ke 'Prima Rasa', mampir juga ke 'Kartika Sari', trus... cape deeee. Dah ah, dah sore kita pulang yah... ga terasa dah menjelang maghrib... C U on our next trip...

Tawaran Kerjasama Dari Happy Day


Minggu terakhir di bulan Juni 2007, ada tawaran kerjasama dari pihak pengelola tempat bermain 'Happy Day' di PGC. Pihak Happy Day akan mengadakan acara Bulan Ceria selama musim liburan dengan menyelenggarakan berbagai lomba, kita diminta untuk berpartisipasi untuk mensponsori salah satu lombanya dengan kompensasi mendapatkan tempat untuk konter kita di dalam lokasi arena bermain. Kenapa mereka memilih kami, katanya sih karena konter yang kita punya memiliki tampilan yang bagus dan produk yang cocok untuk anak-anak dan ABG.
Setelah satu minggu bernegosiasi via telpon dan akhirnya
bertemu langsung dengan manajemen Happy Day, akhirnya kami memutuskan untuk ikut terlibat, sekalian mencoba lokasi baru yg menurut perhitungan kami lebih potensial untuk jenis dagangan yang kami miliki (Ice Cream Campina, Pop Ice Blender, aneka minuman ringan, jajanan anak2 dan kentang goreng sosis / nugget), pertimbangan lainnya adalah biaya sponsorisasi dengan sewa tempat lama ga beda jauh, disamping itu kami juga tertarik dengan kerjasama jangka panjang yang sempat ditawarkan, bahwa untuk setiap pembukaan cabang Happy Day kami akan dilibatkan jika kerjasama yang terjalin saat ini cukup baik... do'ain yah... amien. Jadilah tanggal 29 Juni 2007 malam, kami menggeser-geser konter kami kedalam arena bermain Happy Day, setelah menandatangani MOU nya. Hari pertama buka 30 Juni 2007, kami sempat kehabisan stock ice cream karena kiriman dari Campina yang sudah di order sejak hari jum'at ga datang2, baru ada hari selasa. Terpaksa hari minggu nya hunting ke konter sejenis di sekitar Jakarta Timur untuk menutupi kekurangan stock yang ada, jangan sampai image rusak cuma gara2 ga ada stock. Akhirnya kami dapat stock di sekitar Bulak Rantai yang kebetulan memiliki stock cadangan cukup banyak. Ya udah kami beli dengan harga lebih tinggi dari pabrik, tapi alhamdulillah si ibu berbaik hati mau menjual stock nya, bahkan dia sempat sharing kenapa dia selalu simpan stock banyak, karena apa yang kami alami sudah pernah mereka alami. Alhamdulillah, hari pertama di lokasi baru yang kebetulan hari sabtu, omzet mencapai hampir 3 kali dari lokasi yang lama. Seminggu kemudian omzet mencapai hampir 5 kali dari lokasi yang lama... woww kami sempat kaget, bahkan saat itu mau makan dan sholat aja mesti benar2 bisa curi waktu, padahal udah tambah satu orang tenaga bantuan bahkan dua orang termasuk istri... Apa ini karena musim liburan ya... Ya Allah semoga sesudah liburan panjang ini, penjualan kami masih tetap terjaga, sehingga keinginaan kami untuk semakin serius dalam berwirausaha akan semakin kuat dan pada saatnya kami bisa berbuat banyak untuk orang lain... amien

Thursday, July 5, 2007

2 Tahun Sudah Sang Jagoan Kecilku...


Maaf ya jagoanku ayah baru sempat nulis nih...

Senin 2 Juli 2007 adalah hari pertama liburan sekolah. Seperti biasanya anak-anak selalu minta diajak berlibur / jalan-jalan. Kebetulan hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun jagoan kecilku (Caezar Putra Shidqie) yang ke 2. Sempat bingung juga mau ambil cuti, karena kebetulan load pekerjaan lagi tinggi-tingginya, Boss dah nanyain terus target yang dah sempat molor... kecian deh kita, mo libur aja mesti ijin boss dulu... Akhirnya saya putuskan untuk ambil cuti mendadak... kapan lagi bisa jalan2 sama keluarga diluar hari libur, karena selama jadi TDB... sangat sulit untuk mensinkronkan jadwal libur bersama keluarga, kalo bukan libur massal lebaran... Secara kebetulan juga anak sulung saya ada undangan ulang tahun kawannya di Gelanggang Renang Ancol / Atlantic, ya udah sekalian aja ajak semuanya untuk berenang...

Rencana berangkat jam 9 pagi akhirnya molor jadi jam 10... maklum mesti nyiapin perabotan yg mesti dibawa buat pasukan yang makannya masih makan bubur, sama baju salin.Sampai disana masih lumayan sepi sih, langsung beli tiket dan masuk lokasi. Carina, si sulung langsung bergabung dengan acara kawan2 nya, sementara 2 adiknya sambil nunggu bermain-main ayunan dan perosotan. Selesai mengikuti acara ulang tahun, baru deh memisahkan diri untuk cari tempat buat berteduh dan taruh segala perabot, sementara itu 2 putriku sudah langsung ngacir nyebur kekolam... ehh jagoan kecilku, si bontot malah ciut ga mau diajak nyemplung... ga pernah mau lepas dari gendongan bapaknya... mas... mas ko cemen banget... salah kita juga sih dah lama ga diajak berenang bersama. Wah... kalo gini mesti sering2 diajak berenang nih... biar ga takut air. Ya sudah sepanjang hari ini di kolam renang cuma 2 putriku aja yang sangat menikmati semua wahana di Atlantic....

Tuesday, June 26, 2007

Workshop Property Yang Dahsyat

Workshop Property yang diselenggarakan oleh TDA pada tanggal 23 Juni 2007 yang lalu di Gedung BPPT tergolong workshop yang dahsyat. Meskipun sebagian besar sudah di sharing oleh Pak Hadi dan Pak Roni, tapi saya mencoba untuk menuliskan apa yang saya tangkap dari workshop ini sebagai catatan pribadi saya di blog ini.

Di hari itu seperti biasanya Gedung BPPT selalu digunakan untuk kegiatan2 seminar, workshop ataupun pertemuan2 yang biasa dilakukan oleh sebuah perusahaan, group MLM atau sebuah komunitas termasuk TDA. Salah satu yang menarik yang sempat saya perhatikan adalah, disebelah / disekeliling kita ada juga kegiatan sejenis diruangan yang berbeda, mereka pada umunya berpenampilan rapih, berdasi pokoknya perlente lah. Coba kita bandingkan dengan yang datang di Workshop Property-nya TDA... tetap berpenampilan rapi... namun sangat bersahaja... tapi coba lihat dibalik itu...

Kalo mereka yang ada dipertemuan sebelah cuma berdasi... kita ga cuma itu... bergizi... berenergi... dan bervisi jauh kedepan... pokoknya dahsyat lah... gimana ga dahsyat, mereka ga tau aja kalo yang datang di workshop TDA para multi milyarder dan calon-calon multi milyarder... he he ga tau mereka, kalo mereka tau bisa2 ruangan ga cukup... bisa pindah semua ke workshop nya TDA... just intermezo, boleh kan berafirmasi mengenai dahsyatnya kegiatan TDA.

Ok, kita kembali ke Lap... ehh itu punya Tukul... ke Workshop maksudnya.

Di workshop ini P James menyampaikan beberapa teknik yang berkaitan dengan property :
  • Bagaimana mencari property dengan formula 100 - 10 - 3 -1,
  • Bagaimana melakukan appraisal terhadap property, dengan melihat nilai NJOP, menghitung Replacement Cost, dll
  • Bagaimana menyiasati KPR dengan memainkan Cash Flow pada rekening kita, atau meminjam perusahaan orang lain.
  • Bagaimana memberikan nilai tambah pada property yang kita sewakan / jual, dll

Pokoknya sangat banyaklah ilmu yg dishare di workshop ini, tapi memang untuk lebih mempertajam ilmu kita di bidang property ini tidak cukup hanya dengan mengikuti workshop ini. Kita harus mengasahnya dengan pengalaman dilapangan dan membaca referensi yang disarankan misalnya buku Dolf De Roos (saya jg blm dapat bukunya nih). Disamping itu ada petuah dari P Haji Ali bahwa didalam berbisnispun kita sebisa mungkin jangan menggunakan cara2 yang diluar kaidah agama dan sedapat mungkin jangan merugikan orang lain.

Kemudian ada sharing2 dahsyat dari member TDA khususnya yang datang dari jauh yaitu Pak Chandra dari Kalimantan Timur, beliau dalam waktu 3 bulan mendapatkan 3 property senilai kurang lebih 5 M dengan bermodalkan permainan cash flow sejak awal 2007. Salah satunya adalah rumah tinggal di kawasan bergengsi yang merupakan edisi khusus dari sebuah developer. Benar-benar dahsyat... di usia muda, masih seumur dengan Pak James 25 th sudah menjadi milyarder. Bahkan didompetnya selalu dibawa dream nya yang lain, yaitu sebuah cheque senilai 1 trilyun rupiah yang akan didapatkan di tahun 2009. wooowwww

Now, it's the time to take action... at least get one property per year...

Sunday, June 17, 2007

Dahsyat... dahsyat... dahsyat...


Dahsyat... dahsyat.. dahsyat....
Begitu sapaan khas Pak Tung Desem Waringin ketika berjumpa dan berjabat tangan dengan orang yang ditemuinya.
Jum'at, 15 Juni 2007 kemarin mungkin bagi saya adalah pertemuan terdahsyat selama hidup saya karena saya bisa duduk bersebelahan dengan orang yang sangat dahsyat, ketika melakukan pertemuan pertama dalam timnya Pak Tung. Kemudian berhadapan dalam satu meja, ketika dilanjutkan dengan pertemuan bersama Direksi pemilik property. Pertemuan ini memang sudah direncanakan beberapa waktu lalu, namun baru kali ini bisa terwujud.
Terasa singkat rasanya pertemuan kali ini, karena boleh dibilang peserta yang
hadir dalam pertemuan dibuat terkesima dan takjub (termasuk direksi yg hadir) dengan apa yang disampaikan Pak Tung. Sekalipun apa yang disampaikan sudah melebar kemana-mana diluar agenda pertemuan, tapi justru itu yang membuat kami yang hadir semakin terkesima. Dari masalah property yang sedang digarapnya di Bali, Meksiko , Australia dan Belitung... bahkan sampai rencana kedatangan Bill Gates dan keluarga yang akan bermalam di salah satu resortnya... padahal blm banyak org yang tahu... dahsyat... dahsyat memang dahsyat...
Salah satu yang membuat saya juga takjub adalah... ditengah kepadatan waktunya beliau masih bisa menyempatkan diri untuk hadir dalam pertemuan ini, padahal saya baru mengkonfirmasinya hari Kamis melalui contact person nya. Semula memang pertemuan direncanakan pagi hari, karena diharapkan semua direksi pemilik property bisa hadir, cuma mengingat Pak Tung sudah ada jadwal di pagi dan sore hari, akhirnya pertemuan bisa dilaksanakan jam 3 sore. Dan sesudah pertemuan itu beliau harus mengisi acara di Smart FM... sampai akhirnya saya antar beliau mencari ojeg... karena waktunya sudah mepet dari jadwal siaran. Ga sangka orang sekaliber dia ternyata masih sering menembus kemacetan kota Jakarta dengan ojeg sekalipun masih ber jas lengkap, demi komitmennya untuk memenuhi janji, seperti yang dikatakannya waktu saya antar ke pangkalan ojeg.
Alhamdulillah, pertemuan berjalan lancar, semoga episode pertemuan berikutnya juga semakin lancar dan senantiasa dalam ridho mu ya Allah.

Wednesday, June 13, 2007

Mimpi Yang Dahsyat 2




Ini mimpi anakku yang asli... sebelum di translate... memang agak sulit untuk membacanya, tapi dengan mudahnya dia membaca apa yang dia tulis, saya mencoba mengajak anak saya belajar memvisualisasikan dreamnya dengan tulisan dan gambar...

Mimpi Yang Dahsyat

Sebenarnya saya ingin menuliskan ini beberapa hari lalu, cuma karena kesibukan akhirnya baru bisa sekarang ini. Saya mencoba menuangkan apa dikatakan, dituliskan dan divisualisasikan oleh anak saya yang kedua Chyka, yang masih duduk di TK A (5 th). Beberapa hari lalu atau tepatnya hari Sabtu minggu yang lalu, anak saya tiba-tiba bilang :

  • Chyka : 'Ayah, boleh ga aku minta sesuatu ?'
  • Saya : 'boleh !, apa tuh?'
  • Chyka : 'Ayah, boleh ga rumah nya dibagusin jadi tingkat 3 atau 4?'
  • Saya : 'Ko banyak banget tingkatnya, memang buat apa?
  • Chyka : 'Begini Ayah, lantai 1 nanti buat ruang tamu, kamar ayah sama mas Caezar (jagoan kecilku)'
  • Saya : ' Oke, trus lantai lainnya buat apa..?'
  • Chyka : ' lantai 2 kamar mamah sama mbak2, lantai 3 kamar mBak Carin (si sulung) sama aku, trus lantai 4 buat mencuci, menjemur atau buat apa aja deh terserah ayah'
  • Saya : ' Oke, trus ada lagi ga..?
  • Chyka : 'Trus setiap kamar harus ada kamar mandi sendiri yang bisa berendam'
  • Chyka : 'Trus di garasi ayah juga harus ada tempat alat2 buat ayah kalo benerin mobil.
  • Chyka : 'Terserah ayah mobilnya mau 2, 3 atau 4, warnanya pilih sendiri'
  • Saya : 'Ada lagi ga ka..?'
  • Chyka : 'Dibelakang rumah harus ada taman sama kolam renang... trus warna rumahnya tersrah ayah aja, pokonya warnanya macem2 kayak yg dirumah depan itu tuh...'
  • Saya : 'Ok, kamu mau itu semua..? hebat kamu udah punya mimpi seperti itu...'
  • Saya : 'Mulai sekarang, kamu juga harus lebih rajin shalat, berdo'a sama Allah semoga semua mimpi2 kamu bisa terwujud, kamu juga bilang sama mbak dan sama mamah ya...'
  • Saya : 'Trus, sekarang kamu kan sudah bisa nulis, besok kamu coba tulis yah atau gambar apa yang kamu bayangkan, nanti kamu kasih ayah biar ayah ga lupa..'
Itulah sekilas dialog saya sama Chyka... Saya sempat kaget, trus saya ceritakan ke istri. Ehh ga taunya waktu sore hari jalan2 dia ulang lagi ceritanya, kebetulan ada istri saya juga... yang cuma bisa geleng2 kepala... Ternyata anakku sudah memiliki mimpi yang DAHSYAT dan FUNTASTIC lebih dari yang dimiliki orang tuanya... Semoga apa yang kamu impikan bisa terwujud ya nak... amien...

Tuesday, June 12, 2007

Kumis Lele Rejeki Arwana


Dari judul diatas orang mungkin sudah bisa memperkirakan apa / siapa object yang menjadi bahan tulisan ini... ya siapa lagi kalo bukan Tukul Arwana, yang saat ini menjadi sebuah phenomenon di tahun 2007. Dalam postingan ini saya mencoba untuk men-share secara sekilas buku kecil yang berjudul 'Tukul Arwana, Kumis Lele Rejeki Arwana'. Kebetulan hari minggu kemarin anak saya minta dicarikan buku untuk keperluan sekolah dan ketika akan melakukan pembayaran tanpa disengaja saya lihat buku ini. Karena saya lihat cukup menarik dan lucu judulnya, jadilah buku ini ikut dibeli.
Setelah saya membaca buku ini, rasanya saya berani menyatakan bahwa pantaslah si kumis lele ini untuk disejajarkan dengan para milyarder yg ada di negeri ini meskipun dengan penampilan katrok, ndeso dan olok-olok lain yang melekat padanya. Kenapa saya bilang begitu..? karena ternyata apa yang dilakukan atau phase-phase kehidupan yang dilalui oleh mas Tukul ini adalah apa yang biasa terjadi pada seorang milyarder, antara lain :

  • Mas Tukul sejak kecil sudah punya mimpi yang memang dahsyat, apa itu ? Dia bercita-cita suatu saat ingin menjadi pelawak terkenal, bisa masuk TV, kaya, dikenal banyak orang seperti pemain Srimulat yang sering dilihatnya di TV. Dan kita lihat sekarang dia sudah bisa mewujudkan apa yang diimpikannya sejak dulu, bahkan ada phase dimana dia pernah bergabung juga dengan group idolanya, Srimulat.
  • Mas Tukul termasuk orang yang teacheable, dia mau belajar dari banyak hal mulai dari buku bertanya kepada orang yang berpengalaman dan dari segala informasi yang bisa me leverage nilai jualnya. Diawal karirnya didunia entertainment, buku yang dipinjamkan oleh seseorang yang bisa dikatakan memecut dirinya untuk senantiasa belajar adalah 'Berfikir dan Berjiwa Besar - karya Dale Carnegie'. Dan pada phase selanjutnya dia selalu menyisihkan sebagian rejekinya untuk membeli buku atau sumber2 informasi lain.
  • Mas Tukul termasuk yang punya disiplin waktu yg bagus, misalnya jika janjinya harus kumpul jam 9 ... jam 7 biasanya dia pasti sudah datang... Sesuatu yg mungkin jarang sekali orang melakukannya.
  • Mas Tukul punya prinsip untuk sukses 'Hidup itu harus kristalisasi keringat. Kalo mau berubah, ga perlu nunggu besok! harus mulai sekarang ! Kalo mau mencapai sesuatu harus ada energi dan keringat yang dikeluarkan' begitu katanya.
  • Mas Tukul termasuk orang yang bertanggung jawab, ketika diberi kepercayaan dia akan melakukannya dengan sungguh-sungguh dan bahkan tidak terlalu berhitung soal honor asalkan dia merasa puas...puas...puas untuk menjalankannya.
  • Mas Tukul memiliki jiwa sosial yang tinggi, selalu menyisihkan sebagian rejekinya untuk yang berhak. Tidak melupakan teman2nya yang berasal dari kampung dan saat ini mencoba mengadu nasib di ibukota. Bahkan membeli sebuah rumah yang dinamakan 'Posko Ojo Lali' untuk menampung mereka, sekaligus sebagai tempatnya untuk share dengan teman2nya.
  • Mas Tukul dalam menjalani hidup memakai pandangan 'sego mblenyek, ati legowo siap dinyek' artinya selalu berlapang dada dan tak takut direndahkan. Dalam kesehariannya juga menganut prinsip NGAJI, 'Ngarah ke jiwo dan Ngepos ke jiwo' artinya segala sesuatu harus difikirkan sebab akibatnya.
Dari beberapa catatan ini mungkin Mas Tukul memang sudah sepantanya meraih apa yang pernah diimpikannya sejak kecil, karena memang sudah banyak melewati phase-phase kehidupan yang tidaklah singkat dengan prinsip-prinsip yang dijalaninya selama ini, sehingga mimpi-mimpi yang pernah ada satu demi satu dicapai nya. Jadi buat yang katrok, ndeso dan lain sebagainya, ga usah kuatir anda pun bisa sukses... dan bisa menebar rahmat bagi sesama.

Mungkin itu yang bisa di share, semoga bermanfaat....

Tuesday, June 5, 2007

Jual Property (action keempat)

Ini imel yg saya posting pada tanggal 28 Mei 2007 :
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Dalam 2 minggu terakhir ini sesudah mengikuti seminar TDW 'One Minutes Millionaire' , saya bertemu dengan beberapa orang yang saya anggap FUNTASTIC. Mereka bergerak diberbagai macam bisnis, seperti pembuatan deterjen curah untuk market wilayahIndonesia Timur, ada yg bergerak dibidang garmen, ada juga yg sedang mempersiapkan salon dan spa muslimah, ada juga yg ahli dibidang properti dll.Yang paling menarik adalah ketika tanpa disengaja saya bisa ber YM ria dengan salah seorang (P James) yang sempat ditampilkan di panggung oleh Mr Tung, karena actionnya yang dahsyat, yang pernah memeperoleh 4,5 M hanya dlm waktu 10 bln. Mungkin sosok ini pernah diceritakan sedikit oleh Pak Roni.Dan setelah online pertama melalui YM akhirnya berkelanjutan, sampai akhirnya saya dikasih beberapa PR yang sebenarnya beberapa waktu terakhir sedang saya fikirkan, ko ya saya merasa sepertinya ada koneksi gitu.... apa ini yang dinamakan hukum ketertarikan. ...?

Komunikasi pun berlanjut sampai akhirnya, hari Kamis lalu 24 Mei 2007 (bertepatan dengan ulang tahun anak saya yang pertama, yg sempat ngomel karena saya ga bisa kumpul), kami (saya, 2 orang teman dan P James) mengadakan pertemuan untuk menggarap satu project property yang menurut saya nilainya sangat FUNTastic... Wowwww 23 M. Dalam pertemuan inipun P James sempat contact Bu Yani istri P Tung, mengenai kemungkinan bergabung dalam hal pendanaan, karena menurut P James ini yang paling mungkin untuk fund yg sifatnya ' Fresh Money', jika melalui bank prosedurnya akan jauh lebih lama...tapi hal itu tetap dimungkinkan.Dan kami berharap dalam minggu ini sudah ada deal ataupun pertemuan selanjutnya untuk pembicaraan lebih detail.Untuk itu mohon do'a dr rekan2 TDAers, semoga semuanya berjalan lancar dan saya berharap semoga juga terjadi 'multiplier effect' sesudah project ini.

Sampai saat saya posting, project ini msh dalam proses... semoga ini bisa menjadi salah satu pijakanku untuk menjadi FULL TDA.

Shop 'n Drive (action ketiga)


Ini adalah imel saya ketika merespon tulisan Pak Agusalis tanggal 26 April 2007 :





Pak Agusalis,

Wah kayaknya bener nih kata Pak Hadi... Abis dikomporin sama Pak Hadi soal Pak Abduh....Langsung aja dua lagi Autobridal akan dibuka.... sangat2 FUNTASTIC...Merinding saya Pak.....Terus terang dalam 2 minggu terakhir ini, sejak saya membaca postingan perkembangan Autobridal 32 nya Pak Agus.... Autorized Distributornya Rabbani Mas Yoyox dan Pak Hadi...Dan satu lagi... export furniture batiknya Pak Abduh....Dikepala saya langsung muter.... BIG DREAM... BIG DREAM... BIG DREAM...


Akhirnya saya bersama rekan TDA juga, Pak Irwansyah yg kebetulan satu kantor...Ngobrol2 dan sepakat untuk melakukan action bersama... Target yg kita bidik adalah unit usaha franchise SHOP 'N DRIVE....Langkah pertama dalam 1 minggu ini kita sudah mulai keliling2 mencari lokasi...ada beberapa alternatif.. . cuma ya itu... lumayan mahal euyyy sewanya... jd msh blm ada yg deal..Kemudian kemarin kita sudah ketemu dengan pihak franchisor.. . untuk mencari informasi lebih detail mengenai proses untuk setup dan lain sebagainya.. . Rencananya minggu depan kita akan confirm untuk survey lokasi... (kalo dah dapet prime location)...Mohon doa restu rekan-rekan semua, semoga semuanya dilancarkan dan action kami untuk mewujudkan dream tersebut bisa tercapai.Untuk para pakar2 di TDA, Pak Roni, Pak Agusalis, Pak Hadi, Pak Abduhdan lain-lain ... Insya Allah dalam waktu dekat kami akan sowan untuk meminta ilmunya, sehingga kami benar-benar siap untuk bisa mewujudkannya.

Untuk action yang satu ini memang tertunda karena beberapa faktor. Insya 4JJI kami akan tetap berusaha untuk mewujudkannya.

Jual Selimut Jepang (action kedua)

Action kami berikutnya adalah jual selimut Jepang dari Pak Hadi.Untuk yang ini kami memang terlewatkan untuk posting di milis, tapi kami mencoba menuliskannya kembali sebagai catatan bagi kami.Seingat saya waktu itu hari Minggu tanggal 22 April 2007, kami janjian sama Pak Irwansyah (rekan satu kantor sesama TDA) sesudah menghadiri undangan pernikahan salah satu rekan kami. Kami janjian di PGC untuk selanjutnya secara bersama-sama menuju rumah Pak Hadi untuk melihat koleksi selimut jepangnya. Namun sampai sekitar jam 3 sore saya masih blm bisa meninggalkan konter saya di PGC, karena saat itu memang sedang ramai-ramainya. Akhirnya saya putuskan supaya Pak Irwansyah berangkat lebih dahulu ke tempat Pak Hadi dengan berbekal alamat Pak Hadi yang ada di sms yang kami terima sebelumnya. Singkat cerita
Pak Irwansyah tiba di rumah Pak Hadi. Dalam perjalanan menyusul ke rumah Pak Hadi saya coba kontak Pak Irwansyah untuk meminta di guide menuju rumah Pak Hadi. Dalam percakapan itu saya dibuat kaget... bahwa Pak Irwansyah membeli sekitar 14 potong selimut Jepang dengan nilai sekitar 2 jutaan, padahal rencananya cuma mau lihat dulu.... wow suatu action yang FUNTASTIC dari rekan saya satu ini. Sampai-sampai saya dibuatnya panas. Saya dan istri tiba dirumah Pak Hadi menjelang maghrib, karena sempat salah jalan. Sesampainya disana istri pun mulai lihat-lihat dan tanya-tanya mengenai selimut jepang, sampai sempat saya tinggal shalat maghrib bersama Pak Hadi di mesjid. Sekembalinya dari mesjid sudah ada beberapa selimut yg dipisahkan istri untuk dibawa pulang, akhirnya kamipun membawa 7 potong selimut jepang. End of the story, selimut jepang kami terjual semua sekitar 2 minggu kemudian.

Saturday, May 26, 2007

Ice Cream Campina (action pertama)


Ini adalah imel saya ke milis pada tanggal 15 Maret 2007, saat akan melakukan action pertama sejak gadung di TDA :




Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dear TDA'ers yg memiliki semangat yg FUNTASTIC...
Melihat geliat rekan2 TDA yg hampir setiap harinya semakin membakar semangat saya untuk segera 'Take Action'.Hari sabtu kemarin setelah pertemuan Mastermind Jaktim, saya semakin takjub dengan sharing dan dream2 yg disampaikan rekan2. Kemudian saya mencoba untuk berfikir bahwa saya harus melakukan apa dalam 1 minggu ini, disamping saya juga sudah mendapat PR dari The Luck Factor.Malamnya saya mencoba 'brain wash' istri saya untuk belajar merubah paradigma, sehingga memiliki keberanian untuk mulai melepas zona nyaman yg sudah ada, untuk segera melangkah ke quadran yg Insya Allah akan jauh lebih baik.Hari minggu, kami sekeluarga (saya,istri dan 3 anak) menuju satu target lokasi
PGC yg menurut kami Insya Allah bisa menjadi langkah pertama bagi kami, dimana kami bisa mulai belajar banyak hal untuk bisa mewujudkan dream kami kelak. Hari itu juga kami booking sebuah outlet dilokasi food court, sekalipun kami sendiri msh mencari apa yg akan kami lakukan disana jika sudah ada tempat. Bahkan sampai saat saya kirim imel ini pun kami msh blm bisa memutuskan usaha apagerangan yg akan kami lakukan disana... ???Untuk itu mohon do'a restu dari rekan2 sekalian semoga hari ini ada deal dengan satu atau dua pihak yg akan memberikan hak franchise/semi franchise, karena target yg diberikan oleh pihakpengelola bahwa kami harus sudah buka pada hari Sabtu atau Minggu ini....

Namun seminggu sesudah imel kami ini, kami baru bisa buka konter kecil ICE CREAM CAMPINA Scoup Counter, inipun masih gabung tempat dengan org lain.Tepat di awal bulan April 2007, kami mulai berdiri sendiri dengan mengambil konter terpisah dengan yg pertama kami buka. Dan seminggu kemudian kami tambahkan dengan POP ICE BLENDER booth. Ya Allah semoga ini akan menjadi awal yg baik bagi kami...